Marinir di Papua: Dongkrak Ekonomi Petani Papua Lewat Program Borong Hasil Kebun

    Marinir di Papua: Dongkrak Ekonomi Petani Papua Lewat Program Borong Hasil Kebun
    (Foto Dok): Prajurit Satgas Pamtas RI–PNG Mobile 2025 Yonif 4 Marinir dengan memborong hasil tani warga di Distrik Obano, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, Jumat (13/3/2026).

    PAINAI - Langkah nyata kepedulian terhadap masyarakat Papua kembali ditunjukkan oleh prajurit Satgas Pamtas RI–PNG Mobile 2025 Yonif 4 Marinir. Pada Jumat (13/3/2026), mereka secara masif memborong hasil kebun warga di Distrik Obano, Kabupaten Paniai, Papua Tengah. Inisiatif ini merupakan bagian integral dari program Rosita (Borong Hasil Tani), sebuah upaya strategis Korps Marinir TNI AL untuk mendongkrak perekonomian masyarakat di wilayah terpencil Papua.

    Melalui program ini, para prajurit membeli langsung berbagai komoditas pertanian segar dari warga, seperti sayuran hijau melimpah dan aneka buah-buahan. Tindakan ini tidak hanya memberikan angin segar bagi pemasaran hasil panen para petani, tetapi juga membuka jalur distribusi yang lebih efisien, memotong rantai perantara yang seringkali memberatkan.

    "Program borong hasil tani ini bukan sekadar transaksi jual beli, tetapi wujud kepedulian kami untuk membantu petani lokal agar hasil kebun mereka memiliki nilai jual yang pasti. Dengan cara ini kami berharap dapat mendorong peningkatan ekonomi masyarakat di daerah pedalaman Papua, " ujar Letkol Marinir Surya Affandy Novyanto, Komandan Satgas Satgas Pamtas RI–PNG Mobile 2025 Yonif 4 Marinir.

    Beliau menambahkan, kegiatan ini juga menjadi bagian tak terpisahkan dari upaya pembinaan teritorial yang gencar dilakukan prajurit Marinir. Tujuannya adalah untuk terus mempererat tali persaudaraan dan sinergi antara TNI dengan masyarakat yang mendiami wilayah penugasan.

    Tak hanya berdampak pada peningkatan pendapatan warga, hasil tani yang dibeli oleh prajurit ini juga turut berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan logistik harian personel di pos penugasan. Pendekatan ekonomi kerakyatan yang diusung oleh Satgas Pamtas RI–PNG Mobile 2025 Yonif 4 Marinir ini diharapkan mampu menorehkan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat di Kabupaten Paniai, sekaligus semakin memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat di jantung Tanah Papua. (PERS)

    yonif4marinir satgaspamtas marinirtnial papuatengah paniai boronghasiltani
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Wapang TNI Pastikan Kesiapan Prajurit Marinir...

    Artikel Berikutnya

    Satgas Yonif 4 Marinir Dongkrak Ekonomi...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Anak Indonesia Terlindungi, Menkomdigi Tegaskan Tak Ada Kompromi untuk Platform Digital yang Tidak Taat PP Tunas
    Rp268 Triliun untuk Makan Bergizi Gratis, Ini Skema Detail Anggarannya!
    120 Huntap Bencana Tapanuli Selatan Siap Dihuni, Jadi Pilot Project Nasional
    Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Hadiri Sertijab Danskadron Udara 11
    KemenTrans Dukung Penuntasan Kasus Korupsi Lahan Transmigrasi di Kutai Kartanegara

    Ikuti Kami