Marinir TNI AL Borong Hasil Tani, Dongkrak Ekonomi Petani Papua Tengah

    Marinir TNI AL Borong Hasil Tani, Dongkrak Ekonomi Petani Papua Tengah
    (Foto Dok): Prajurit Satgas Pamtas RI–PNG Mobile 2025 dari Batalyon Infanteri 4 Marinir (Yonif 4 Marinir) menggulirkan program pembelian langsung hasil tani warga di Distrik Obano, Kabupaten Paniai, Jumat (20/03/2026).

    PAINAI - Upaya konkret mendorong perekonomian masyarakat pedalaman kembali ditunjukkan prajurit TNI Angkatan Laut. Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI–PNG Mobile 2025 dari Batalyon Infanteri 4 Marinir (Yonif 4 Marinir) menggulirkan program pembelian langsung hasil tani warga di Distrik Obano, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, Jumat (20/03/2026).

    Program bertajuk “Rosita Candraca” tersebut menjadi langkah strategis untuk membantu petani lokal yang selama ini terkendala akses pasar dan ketergantungan pada tengkulak. Melalui skema ini, prajurit Marinir membeli langsung hasil bumi seperti sayur-mayur dan buah-buahan dari petani, sehingga harga jual menjadi lebih stabil dan menguntungkan.

    Kehadiran program ini langsung disambut antusias oleh masyarakat. Para petani mengaku terbantu karena hasil panen mereka kini memiliki kepastian pembeli dengan harga yang lebih layak. Selain itu, interaksi langsung dengan prajurit juga menumbuhkan rasa aman dan kepercayaan diri untuk terus mengembangkan sektor pertanian.

    Komandan Satgas Pamtas RI–PNG Mobile 2025 Yonif 4 Marinir, Letkol Marinir Surya Affandy Novyanto, M.Tr.Opsla., menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar transaksi ekonomi, melainkan bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.

    “Program Rosita Candraca adalah wujud nyata pembinaan teritorial yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Kami ingin memastikan para petani mendapatkan nilai jual yang adil sekaligus mendorong semangat mereka untuk terus bertani, ” ujarnya.

    Ia menambahkan, sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi kunci dalam mempercepat pembangunan di wilayah perbatasan dan pedalaman Papua.

    Dengan potensi sumber daya alam yang melimpah, Distrik Obano dinilai memiliki peluang besar untuk berkembang sebagai sentra pertanian lokal. Melalui program ini, TNI AL berharap roda ekonomi masyarakat terus bergerak dan kesejahteraan petani semakin meningkat. (PERS)

    tnial marinir papuatengah obano paniai ekonomirakyat
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Marinir Borong Hasil Tani di Paniai, Satgas...

    Artikel Berikutnya

    Marinir Pulihkan Ekonomi Lokal Paniai Lewat...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Sony Sonjaya: BGN Dorong Penguatan Industri Peternakan untuk Ketahanan Pangan dan Perbaikan Gizi
    Dorong Perekonomian Warga Lokal, Satgas Yonif 711/Raksatama Borong Hasil Tani Warga Distrik Aradide
    Unhas Makassar Dorong Gizi Anak Lewat Dapur Bergizi Gratis
    Dr. Hendri: DNA Partai Politik Harus Dibangun dengan Pendekatan Kesejahteraan, Teknologi Informasi dan Artificial Intelligent
    Abdullah Rasyid: Imigrasi Jadi Motor Ekonomi, Lapas Fokus Kemandirian

    Ikuti Kami