Satgas Yonif 711/Raksatama Kembangkan Budidaya Labu Kuning

    Satgas Yonif 711/Raksatama Kembangkan Budidaya Labu Kuning

    Paniai, - Satgas Yonif 711/Raksatama terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah penugasan.

     

    Kali ini, melalui program pembinaan teritorial, personel Satgas mengembangkan budidaya labu kuning bersama warga di Distrik Aradide, Kabupaten Paniai, Papua Tengah. Kamis (05/03/2026).

     

    Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya membantu masyarakat meningkatkan produktivitas pertanian lokal. Lahan kosong milik warga dimanfaatkan untuk ditanami labu kuning yang dinilai cocok dengan kondisi tanah dan iklim setempat.

     

    Danpos Komopa, Kapten Inf Made Susilo, mengatakan jika program itu bertujuan untuk mendorong kemandirian pangan masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan warga.

     

    “Kami ingin kehadiran Satgas tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberikan manfaat nyata melalui pendampingan pertanian, ” ujarnya.

     

    Dalam pelaksanaannya, personel Satgas memberikan pendampingan mulai dari pengolahan lahan, pemilihan bibit unggul, proses penanaman, hingga perawatan tanaman.

     

    Warga Distrik Aradide menyambut baik inisiatif tersebut karena dinilai membantu meningkatkan pengetahuan dan hasil panen mereka.

     

    Selain sebagai sumber pangan bergizi, labu kuning juga memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi. Hasil panen nantinya diharapkan tidak hanya untuk konsumsi keluarga, tetapi juga dapat dijual ke pasar lokal guna menambah pendapatan masyarakat. (*)

    paniai papua tengah
    Riansyah

    Riansyah

    Artikel Sebelumnya

    Satgas Yonif 711/Raksatama Dongkrak Warga...

    Artikel Berikutnya

    Marinir Yonif 4 Gelorakan Lingkungan Bersih...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Blok M, Magnet Ekonomi Kreatif Baru Jakarta
    Satgas Yonif 711/Raksatama Gotong-Royong Perbaiki Masjid Al-Furqon
    Anggaran Rp268 T untuk Makan Bergizi Gratis Dongkrak Ekonomi Petani dan Nelayan
    Anak Indonesia Terlindungi, Menkomdigi Tegaskan Tak Ada Kompromi untuk Platform Digital yang Tidak Taat PP Tunas
    Rp268 Triliun untuk Makan Bergizi Gratis, Ini Skema Detail Anggarannya!

    Ikuti Kami