Rosita Marinir TNI AL: Dongkrak Ekonomi Petani Papua Lewat Borong Hasil Tani

    Rosita Marinir TNI AL: Dongkrak Ekonomi Petani Papua Lewat Borong Hasil Tani
    (Foto Dok): Prajurit Batalyon Infanteri 4 Marinir TNI Angkatan Laut dengan (Rosita) memborong hasil tani, memperkuat perekonomian petani lokal di Distrik Pasir Putih, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, Senin (16/3/2026).

    PANIAI - Di tengah hamparan kebun yang menjadi denyut nadi kehidupan, prajurit TNI Angkatan Laut dari Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI–PNG Mobile 2025 dari Batalyon Infanteri 4 Marinir Candraca tidak hanya menjaga batas negara, tetapi juga merajut asa kesejahteraan bagi masyarakat. Melalui inisiatif 'Program Borong Hasil Tani' atau yang akrab disapa Rosita, mereka hadir menyuntikkan semangat baru bagi para petani di Distrik Pasir Putih, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, pada Senin (16/3/2026).

    Program Rosita adalah wujud nyata kepedulian untuk menyerap langsung hasil pertanian warga. Bagi petani di wilayah pedalaman, akses pasar seringkali menjadi tantangan terbesar, menghambat potensi hasil panen mereka. Inilah yang coba diurai oleh para prajurit Marinir.

    Suasana hangat penuh kebersamaan terpancar saat prajurit Satgas Yonif 4 Marinir berbaur, berinteraksi langsung dengan para petani. Sayur-mayur segar dan berbagai komoditas pertanian lainnya diborong langsung oleh para prajurit, sebuah langkah sederhana namun bermakna besar. Tindakan ini memberikan kepastian pasar bagi petani sekaligus mendongkrak pendapatan mereka secara signifikan.

    Letkol Marinir Surya Affandy Novyanto, M.Tr.Opsla., selaku Komandan Satgas Yonif 4 Marinir Candraca, menegaskan pentingnya program ini.

    "Melalui Program Rosita, kami ingin membantu masyarakat Papua meningkatkan perekonomian mereka. Kami berharap kegiatan ini dapat menciptakan sinergi yang kuat antara TNI dan masyarakat, khususnya dalam pengembangan sektor pertanian serta memperkuat ketahanan pangan di wilayah pedalaman, " ujarnya.

    Beliau menambahkan bahwa kehadiran Satgas Marinir bukan hanya sebatas menjaga stabilitas keamanan di perbatasan.

    "Kami berupaya hadir sebagai bagian dari solusi bagi masyarakat, termasuk dalam mendorong kemandirian ekonomi warga, " tegas Letkol Marinir Surya.

    Program Rosita disambut antusias oleh masyarakat Distrik Pasir Putih. Para petani mengungkapkan rasa syukur dan lega karena hasil panen mereka kini terserap dengan mudah, tanpa perlu lagi menempuh perjalanan jauh yang melelahkan untuk menjualnya.

    Kehadiran prajurit Marinir melalui program ini diharapkan menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi kerakyatan di wilayah Papua Tengah. Kolaborasi erat antara TNI dan masyarakat menjadi kunci untuk mengembangkan sektor pertanian lokal, yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan warga di pedalaman Papua. (PERS)

    programrosita marinirtnial satgasyonif4marinir papuatengah paniai ekonomikerakyatan
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Satgas Yonif 4 Marinir Dongkrak Ekonomi...

    Artikel Berikutnya

    Marinir Borong Hasil Tani di Paniai, Satgas...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Blok M, Magnet Ekonomi Kreatif Baru Jakarta
    Satgas Yonif 711/Raksatama Gotong-Royong Perbaiki Masjid Al-Furqon
    Anggaran Rp268 T untuk Makan Bergizi Gratis Dongkrak Ekonomi Petani dan Nelayan
    Anak Indonesia Terlindungi, Menkomdigi Tegaskan Tak Ada Kompromi untuk Platform Digital yang Tidak Taat PP Tunas
    Rp268 Triliun untuk Makan Bergizi Gratis, Ini Skema Detail Anggarannya!

    Ikuti Kami